Finally, The Lost Symbol
Finally beres juga … Biasanya gw bisa beresin baca bukunya si Bapak Dan Brown dalam 2-3 hari. Tapi yang ini … fyuuh … kurang lebih 1 minggu baru kelar. Emang siy, klo dulu gw bisa menomorsatukan baca novelnya si DB dalam aktivitas keseharian gw, menunda makan, lupain nonton bahkan pending belajar, gw bela-belain buat nuntasin baca bukunya. Tapi sekarang ga mungkin donk, gw bela-belain bolos kantor cuma buat ni buku. Walaupun sempat juga buku tebel ini gw tenteng2 ke kantor, mencoba menyempatkan diri baca pas lagi di angkot, pas ga ada kerjaan, pas jam istirahat. Pokoke demi TLS …
Terlepas dari waktu luang gw yang berkurang, menurut gw buku ini emang lebih berat dari buku-buku DB sebelumnya -nyari alasan kenapa bacanya lama banget … xixixi- Berat dalam artian denotatif maupun konotatif. Berat karena tebelnya dan berat karena isinya. Buku-buku sebelumya berkisar antara 500-600 halaman. Sedangkan buku ini lebih dari 700 halaman. Isinya juga lebih berat. Penjabaran simbol lebih banyak dan lebih rumit. Belum lagi karena gw sendiri emang awam dari persimbolan.
Cerita Dan Brown kali ini membahas kelompok persaudaraan yang -katanya- berasal dari Scotlandia dan cukup terkenal di Amrik sono ‘Mason’. Diceritakan disini, anggota-anggota kelompok ini diisi oleh orang-orang penting seperti George Washington, Franklin, Newton … plus secara Fiksi digambarkan diikuti juga o/ Peter Solomon -Bangsawan kaya raya-, Inou -Direktur CIA-, Pendeta, Arsitek US Capitol, Anggota penting Senat Amerika, dsb. Kelompok ini menjaga rahasia yang diturunkan dari generasi ke generasi.
Seseorang bernama Mal’akh, menyusup ke dalam kelompok, mencapai derajat tertinggi dari persaudaraan itu dengan tujuan yang tidak disangka-sangka. Bukan menjaga kerahasiaan, tapi malah ingin mengungkapkan. Karena alasan-alasan yang baru diungkapkan di akhir cerita. Membuat pembaca esp. me … menyadari apa sesungguhnya kepentingan Mal’akh.
Dalam pengungkapan rahasia-rahasia Mason inilah, Robert Langdon -tokoh utama Davinci Code dan Angel & Demon- berperan. Symbolog Harvard ini selalu jadi kunci pemecahan symbol-symbol.
-cut sampai di sini aja yaaa … gw kagak mau jadi spoiler
-
Seperti khasnya Dan Brown. Buku ini sarat informasi mengenai bangunan-bangunan yang setiap detailnya digambarkan memiliki makna. Dan Brown dengan sukses memberikan deskripsi lengkap mengenai setting tempat. Dan seperti biasa juga, Dan Brown selalu menguti berbagai fakta dalam bukunya. Shingga terkadang kita sebagai pembaca awam, agak susah memisahkan mana bagian yang fiksi dan bagian yang nyata. (Gambaran fakta bisa dilihat di The Lost Symbol Indonesia). Dan Brown juga sukses mebuat penasaran dari awal sampai akhir cerita. Setiap tokoh yang dilibatkan memiliki misteri masing-masing. Dan terkadang, cukup sulit mengidentifikasi keberpihakan tokoh-tokoh dalam cerita, tentu saja di luar Robert Langdon si tokoh utama. Dan kembali khas Dan Brown, tidak setengah2 dalam mengulas fakta. Tidak segan-segan menyebut gedung-gedung nyata plus organisasi CIA yang jelas-jelas ada. Suatu kekaguman gw -entah kepada Dan Brown si pemberani itu atau kepada kebebasan orang barat sana untuk menokohkan organisasi atau tokoh-tokoh penting dalam sejarah mereka seperti juga pada film-film yang dengan nyata menokohkan seorang presiden sekalipun.
The Lost Symbol agak memberikan keunikan tersendiri dibanding buku-buku sebelumnya. Pengungkapan fakta kadang membuat gw merasa bahwa pertualangan akan berakhir. Tapi ternyata masih mentah. Pengungkapan satu symbol tertentu yang terkadang dianggap sebagai jawaban final ternyata belum sampai pada akhirnya. Kita masih dibawa untuk mengungkap fakta selanjutnya. Begitu juga dengan tokoh antagonis di sini. Kalau pada buku sebelumnya, tokoh antagonis lebih banyak berperan sebagai orang yang terlihat baik dan mengendalikan pelaku di lapangan, di buku ini sangat berbeda. Sehingga karena terbiasa membaca karya Dan Brown, secara otomatis di awal, gw mulai mereka-reka tokoh jahat mana yang terlihat baik dan menjadi sumber masalah. Dan tentu saja gw gagal total mengidentifikasi Tokoh Antagonis dan motifnya …
So, yang senang novel-novel Dan Brown, Selamat membaca …..
Lagi Bijak
Gw hanya sedang melewati fase itu … study in real world … Jika selama ini, hari-hari gw penuh dengan ilmu ini itu, tentang toeri ini itu dengan dasar buku A, B, C dst ….. sekarang gw belajar bahwa dunia ga selamanya hitam atau putih, ada banyak area abu-abu di sana. Juga bukan seperti menilai jawaban soal sebagai benar atau salah … (ceileeh bahasanyaa ….)
Butuh kesabaran ekstra untuk menghadapi banyak hal yang terjadi tidak sesuai dengan harapan atau pemikiran gw. Awalnya gw berpikir mungkin kadang-kadang mereka salah, begitupun gw … mungkin lebih sering salah dibanding mereka. Tapi makin lama gw menyadari, ini bukan hanya soal salah dan benar. Ini soal perbedaan cara gw dan cara mereka. Perbedaan pemikiran yang sebenarnya sangat wajar. Sekali lagi gw hanya butuh kesabaran ekstra untuk bilang ke diri gw sendiri, ga ada yang salah di sini. Gw akan jalan dengan cara gw dan biarkan mereka jalan dengan cara mereka. Kalau pun ada konflik yang menghadangnya, anggap aja ini cara gw untuk belajar lebih banyak and Just go with d flow.
Gw udah memilih jalan ini dan inilah konsekuensinya. Menghadapi dunia yang ga selamanya nyaman buat gw. Tapi sekali lagi, hidup adalah mengambil pilihan dan menghadapi resiko atas pilihan itu. Allah sudah begitu murah hati memberikan semua karunia ini buat gw. Dan gw ga punya hak sama sekali untuk tidak bersyukur untuk semua yang gw punya sekarang.
Hmm … Hari ini gw lagi mencoba bijak … berfilosofi tentang bagaimana seharusnya gw menghadapi semuanya … buutttt …. i cant guarantee my consistency for thiss (>_<)
Gerlong, Feb 3rd …
mencoba lebih matang menjelang seperempat abad hidup gw
Kosong ….
Kosong !!! Benar-benar kosong
Ga ada isi … which means juga ga menghasilkan
Buntu …
Ga ada progress
For everything inside my head and heart …
I’m getting worse …..
Need go out of this ‘box’ ….
gambarnya ‘nyolong’ di sini
Hari Untuk Amanda
Sudah lama tidak menikmati film romantis ringan ala Indonesia, coz-you-know-what. Tapi kamis kemaren, adek gw ngajakin nonton film yang baru premier di hari itu. Judulnya ‘Hari Untuk Amanda’.
Ga ada ekspektasi khusus buat gw, waktu mutusin nonton film ini. Palingan standar. cerita biasa. Such no thing special lah. Tapi, berhubung gw emang lagi pengen nonton film yang ga berat-berat, akhirnya gw coba nikmatin niy film.
Ceritanya emang ga ada yang spesial, seorang cewek 26th bernama Amanda, dihubungi kembali oleh Hari, mantan pacarnya yang sudah dipacarinya selama 8 tahun, dan putus oleh sebab yang sebetulnya ga terlalu kronis. Parahnya, Amanda dihubungi Hari, justru beberapa hari menjelang pernikahannya dengan cowok bernama Dody.
Hari yang menyenangkan, easy going, penuh kenangan dan care, berbeda jauh dengan Dody yang cenderung workaholic sehingga terkesan cuek. Amanda yang stres karena harus mempersiapkan hari pernikahan, makin stress dengan sikap Dody. Hari yang ada di saat yang tepat, menjadi tempat Amanda mencurahkan semuanya. Ini tentu saja membuat kebimbangan baru di hati Amanda. Haruskah Ia memilih Dody atau Hari ? Complete storynya liat sendiri dah di bioskop
…
Tapi dengan ‘kestandaran’ film ini, ada beberapa good point yang gw dapet dari film ini ….
First, Jodoh di tangan Tuhan.
Mungkin ungkapan yang klise terdengar, tapi film ini seakan ingin membuktikannya. Seseorang yang jadi pasangan bertahun-tahun, bukan berarti jodoh kita. Mungkin sekali penyebab kita menyadari bahwa dia bukan jodoh kita adalah hal-hal simple yang mungkin tidak pernah kita kira sebelumnya.Second, Keinginan Vs Kebutuhan.
Terkadang kita mudah sekali menuruti keinginan. Tapi seringkali lupa dengan kebutuhan kita. Apalagi jika keinginan itu tidak sejalan dengan kebutuhan. Mana yang harus jadi prioritas ? Hari yang care, mungkin bisa memberikan semua yang Amanda inginkan … Tapi kebutuhan Amanda akan kepastian, akan keteraturan hidup, bisakah Hari memberikannya ?Third, All about destiny
Setiap peristiwa yang kita alami, bisa jadi akan menentukan masa depan kita. Amanda yang salah paham pada Hari ketika tidak datang pada acara keluarganya (padahal Hari tidak datang karena harus membantu temannya yang hipotermia), memutuskan Hari secara sepihak. Bahkan ketika Hari bermaksud ingin merayakan 8 tahun kebersamaan mereka, Amanda yang masih marah, memutuskan untuk tidak datang. Walaupun menurut Hari, itu hanya kesalahpahaman yang seharusnya tidak membuat mereka putus, Tapi ternyata itulah awal Amanda menemukan Dody, calon suaminya sekarang.
So, kesimpulannya, film ini termasuk recommended buat ditonton, terutama buat yang lagi pengen nonton film-film ringan. No Porn, No Sex, No Horror and Meaningful … Recommended lah.
Hanya kaki ini … bukan yang lain
Source : My Personal Note
Tanganku masih menggapai
Kucoba mencari tangan lain untuk ku berpegang
Mmm … kalau tidak ada tangan,
barangkali ada tiang yang bisa kujangkau
Atau mungkin ada dahan yang mampu kuraih
Tanganku masih sekuat tenaga menggapai
Tapi … ternyata tak ada apa-apa di sini
Semuanya pergi ….
Yang ada hanya kosong
Aku panik …
Bagaimana ini ?
Aku butuh berdiri !!!
Tapi mengapa tak ada apa-apa di sini
Aku lelah mencari,
aku lelah berteriak
Akhirnya kuputuskan untuk berhenti
Walau sulit,
Kucoba yakinkan diriku
Tak ada pegangan yang bisa kuraih
tak ada tiang, dahan atau tangan yang bisa membantuku berdiri
Aku diam,
merenung,
berpikir
Mmm … tiba-tiba aku sadar
Bukan semua itu yang kubutuhkan
Bukan tangan,
Bukan tiang,
Bukan dahan
Hanya kaki yang mampu berdiri lebih kuat
Ya .. Kaki .. Kaki milikku .. bukan milik yang lain
Fokus … fokus … fokus …
Kutenangkan diri …
Perlahan-perlahan kucoba bangkit
Dan akhirnya kutemukan,
Kaki inilah yang mampu menopang tubuhku agar tetap berdiri
Bukan tiang, dahan atau tangan orang lain yang ada di sekelilingku
pic is taken from here
[An Other Obsession of Me] Mengapa Menulis ?

Mengapa menulis ?
Karena dengan menulis, khayalan-khayalan ini bisa keluar dari pikiranku sehingga khayalan lain bisa menggantikannya
Karena bisa kubagi rasa bahagia dan berjuta harapan yang melekat dibenakku
Karena bisa kuceritakan kegalauan jiwa dan keresahan hati yang mengiringi langkahku
Karena dengan menulis, bisa kurangkai kata untuk menghibur dukamu
Dan dengannya, dapat kukabarkan sekelilingku
Di sini, atau dimanapun itu, aku hanya tetap ingin menuliskan semuanya, karena kupercaya tinta ini tak akan mengkhianatiku ….
d pic is taken from here
My 2009 and 2010
Barusan sms-an dengan seorang teman, saling curhat tentang tahun baru kita yang sama-sama ‘kering’, tanpa terasa pembicaraan mulai mengarah ke yang serius dan berakhir dengan kesepakatan mari muhasabah, merenungi apa-apa yang sudah kita lalui di 2009 dan bagaimana menghadapi tahun perak kita 2010.
Just a little story, banyak hal yang terjadi pada diri gw di tahun ini. Mulai menapaki satu resolusi jelas dalam hidup gw -punya kerjaan tetap yang sampai saat ini sukses membuat gw berpikir untuk tidak meninggalkannya-. Kerjaan yang bikin gw bisa memulai resolusi lain untuk mewujudkan janji gw membahagiakan orang tua gw. Gw senang bisa mewujudkan resolusi utama gw di akhir 2008 lalu.
Overall, hidup gw cenderung sama … masih dengan sifat baik dan jelek gw yang terkadang susah untuk diubah. Yap … Honestly, terkadang gw nyadar juga dengan kekurangan-kekurangan gw, nyadar dengan sifat-sifat jelek gw dan selalu bikin tekad untuk berubah. But, ternyata oh ternyata kadang-kadang alam bawah sadar gw (ceileeehhh istilahnya …) suka susah dikendalikan. dan jadilah gw melakukan hal-hal yang mungkin kurang berkenan bagi orang-orang. Buat itu semuaa …. gw mintaa maap yaa teman-teman. Doain biar gw bisa lebih baik di taun depan yaaa ……
Di 2009 banyak hal juga yang jadi pertama buat gw. Walaupun ga signifikan banget siy sebenernya. Mmmm … tapi lumayanlah, ada beberapa pengalaman unik buat diri gw sendiri. Di 2009, untuk pertama kalinya gw nyoba rafting, flying fox, banana boat, elvis walk dan teman-temannya (selama ini ‘petualangan’ gw hanya diisi dengan hiking n camping, tahun ini ternyata ada peningkatan saudara2), untuk pertama kali juga gw ke Surabaya, Medan dan terakhir Jogja (moga2 nextnya gw bisa berkunjung ke kalimantan, sulawesi, irian -salah satu hal yang gw inginkan di 2010-). Kali pertama, gw bisa ikutan Qurban dengan duit gw sendiri, pertama kali ngasih THR buat adik-adik dan para ponakan gw, daaaannn Untuk pertama kali juga buat gw menghabiskan waktu jalan bareng dia (tetap bersyukur yaa klo itu akan jadi pengalaman pertama dan terakhir :p). hehehehe. Yeah ….. Mungkin ga yang istimewa buat orang-orang di luar sana. Tapi buat gw first experience ini bakalan jadi valuable experience buat gw.
Tapi sayang, tahun 2009 juga ditutup dengan perasaan yang ga enak di diri gw. Gw ngerasa kehilangan seseorang yang pernah berarti dalam hidup gw. Gw pikir selama ini hanya fisik yang terpisah oleh jarak, tapi ternyata perlahan2 ternyata hati kitapun memilih menempuh jalan yang berbeda. Mungkin gw sedikit lebay dalam menilai hal ini. Tapi gw udah mikirinnya dan inilah akhirnya yang ada di benak gw sekarang. Walaupun begitu, gw tetap menghargai pilihan dia. Thanks for any kindness, for ur shoulder when I was crying, for d ears in listening all my stories. Thanks for all u gave to me, frenz.
Mmm … 2010, resolusi gw apa ya …. May be memperkenalkan ’seseorang’ ke Bonyok gw (heheheh …. Amiiin). Yang pasti being better is a must. Gw tetep harus berusaha jadi lebih baik untuk segala hal yang ada di diri gw. Dan gw harus lebih banyak bersyukur dengan yang Allah berikan buat gw …. Intinya di tahun perak gw nanti (OMG … I’m getting older … 25th will come soon) gw harus bisa melakukan perubahan significant dari dalam diri gw. Apa itu ? Just wait n see …






d' Latest Comments