To Whom It May Concern …. Engkau yang tengah mencari rasa

Jika sepenggal asa ini tetap kupelihara sampai kini,
bukan karena begitu besar rasa yang menyertainya,
tapi karena disini masih ada suatu impian,
bahwa engkau akan menjawab segala tanya

Jika sepotong harapan ini masih kujaga,
Bukan berarti pungguk ini tengah menantikan turunnya bulan
Ini hanya karena sang waktu belum mengetokkan palunya
agar si pungguk berhenti menghadang malam

Kusadari jika terus kupelihara semuanya
Mungkin luka dan kecewa yang akan membuka mata ini
Bisa jadi sepucuk kertas kan meremukkan jiwa
Tapi kenapa ia masih tak mau pergi ?

Akhirnya kubiarkan saja asa ini tak mau beranjak pergi
Kuikhlaskan saja ketika harapan masih ingin berdiri di sini
Mungkin ku hanya bisa tetap mengokohkan pijakan agar kutak jatuh kali ini
atau barangkali terus menguatkan hati agar ikhlas terus mengiringi


Bandung, 11/11/09
Kupelihara asa bukan untuk memaksa, hanya ingin memuaskan hati yang terus meminta

Quote of d day ….

Being perfect is not about that scoreboard out there.
It’s not about winning.
It’s about you and your relationship with yourself, your family and your friends.

Being perfect is about being able to look your friends in the eye and know that you didnt let them down because you told them the truth.
And that truth is you did everything you could.
There wasnt one more thing you could’ve done.

Can you live in that moment as best you can, with clear eyes, and love in your heart, with joy in your heart?
If you can do that gentleman – you’re perfect!

- Coach Gary Gaines off of Friday Night Lights

Super Mom By Joanna Fuchs

memom

Mom, you’re a wonderful mother,
So gentle, yet so strong.
The many ways you show you care
Always make me feel I belong.

You’re patient when I’m foolish;
You give guidance when I ask;
It seems you can do most anything;
You’re the master of every task.

You’re a dependable source of comfort;
You’re my cushion when I fall.
You help in times of trouble;
You support me whenever I call.

I love you more than you know;
You have my total respect.
If I had my choice of mothers,
You’d be the one I’d select!

taken from this page



I love you mom …
God, please allow me to make her happy and dont let me dissapoint her

Protected: It’s always like this

This post is password protected. To view it please enter your password below:


1.000.000 facebook’ers dukung chandra-bibit ?

Baru-baru ini gw dapat invitation dari seorang teman via fesbuk untuk join dalam group 1.000.000 facebook’ers mendukung chandra – bibit (lupa tepatnya apa … intinya mah konteks nya ini). Join kah gw ?

Actually, pertama kali gw denger berita ttg Kasus KPK vs Polri yang saat ini ‘diwakili’ oleh Kapolri-Kabagreskrim Vs Chandra-Bibit, dalam hati gw bilang : “Apa-apaan siy niy polisi. Makin gile aja perseteruannya. Gw dan mungkin sebagian besar orang di luar sana mungkin akan spontan berpihak pada KPK yang selama ini menjadi instansi paling ‘disukai’ karena aksinya memberantas korupsi. Apalagi track record polisi yang sangat tidak baik saat ini. Normal banget klo akhirnya KPK menuai dukungan di mana-mana, sedangkan Polisi -as usual- selalu jadi ‘korban’ caci maki dan objek protes.

Namun, entah mengapa ketika invitation itu gw terima, hati gw ga langsung menuntun tangan gw untuk klik ACCEPT a.k.a menerima invitation tersebut. Bukan karena tiba-tiba gw jadi ikut-ikutan ngedukung polisi (off course not lah …), tapi mungkin lebih karena gw blom punya alasan n bukti yang kuat buat ngedukung Chandra-Bibit. Gw ga bisa serta merta bilang Polisi salah ketika nangkap mereka, karena menurut gw separah apapun perseteruannya, instansi sebesar Polri (dalam hal ini Kapolri) tidak akan begitu melindungi bawahannya alias Susno Duadji yang telah menangkap pimpinan KPK. Terlalu riskan untuk Polri dan terutama untuk keamanan negara sendiri.

Alasan kedua gw mungkin karena sebelumnya Bibit-Chandra sudah terlebih dahulu ditetapkan sebagi tersangka. Benar atau tidaknya ketetapan Mabes Polri tersebut, menurut gw, siapapun yang jadi tersangka, Polisi berhak memutuskan untuk menahan mereka. Pejabat atau nggak, bukan jadi alasan penangguhan penanganan. Apalagi, saat ini status mereka di KPK sudah di non aktifkan untuk sementara waktu. So, what’s wrong with that decision ? Gw tekankan sekali lagi … gw bukan membenarkan tindakan Polri menetapkan mereka jadi tersangka, gw hanya berpendapat, Polri tidak melakukan kesalahan ketika menahan tersangka (just my oppinion …. ga da dasar hukum atau ilmu … murni pandangan gw).

Presiden pun menurut gw sudah mengambil langkah yang tepat dengan membentuk TPF untuk kasus ini. Yang menjadi anggota pun ga tanggung-tanggung. Ada Adnan Buyung Nasution sebagai ketua, ada mantan anggota Komnas HAM Irjen (Purn) Koesparmono Irsan sebagai wakil ,Amir Syamsuddin (praktisi hukum), Todung Mulya Lubis (praktisi hukum), Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina), Hikmahanto Juwana (Guru Besar FHUI), dan Komaruddin Hidayat (Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah). Orang-orang independen yang ditugaskan mengumpulkan bukti dan menghasilkan rekomendasi dalam 2 minggu. So, akan lebih baik kita bersabar dan menanti hasil yang benar-benar adil kan ?

Polri memang sudah terlalu banyak mencoreng arang di muka mereka sendiri, sudah terlalu banyak membuat tindakan kriminal yang seharusnya mereka berantas. Tapi buat gw, pimpinan dan anggota KPK bukan Tuhan atau Nabi. Mereka mungkin saja salah. Mungkin saja melakukan kekhilafan. Dan gw akan lebih memilih untuk menunggu, karena dengan pengetahuan, ilmu dan informasi akurat gw yang sangat minim gw tidak dalam kapasitas menghakimi dan membela pihak manapun

Entah, mungkin ini hanya opini bodoh dari gw -orang yang hanya sekedar membaca berita- dan sangat mungkin di luar sana banyak sekali orang yang ga sependapat dengan gw. Sekali lagi gw tekankan …. Just my stupid oppinion. ga perlu dijadikan referensi apa-apa

WeekEnd @Jakarta

Last week on October, I spent my weekend @my aunt’s house in Kampung Melayu Jakarta. My Aunt -Insya Allah- will go to Saudi Arabia for doing the 5th ‘Rukun Islam’ -Haji-.

As Indonesian Habit (mm … specially my hometown exactly), people who want going Hajj Candidate will hold ‘Mando’a‘ (or you can named id kind of ‘pengajian’). At this event, His/her relative do pray for him/her so that he/she may do this religious event well. That’s event also held to facilitate Hajj Candidate asking forgiveness to his/her relatives so that their Hajj will perfect.

There’s no thing extraordinary in this last sunday event. I often follow such same event before. But why do this tears coming off when I shake my aunt’s hand ? Coz when I shake her hand, I was asking her to pray in front of Ka’bah so that My Parents can follow her, completing their religious duties -Rukun Islam-.

Pa, Bu … I promise some day will be yours ….
Ya Allah … please allow us.

It’s all bout change

Hari ini, setengah hari kerja diisi dengan sharing transformasi yang lagi gencar-gencarnya di Telkom -kantor tempat gw kerja-. A little story bout its transformation, ceritanya Telkom yang selama ini jadi incumbent dan jadi bos besar dibidang telco mulai menyadari bahwa ternyata si anak-anak kecil (you named it Indo**t, X*, es*a, dan teman-temannya) sekarang juga sudah mulai menggeliat dan pastinya bakalan jadi kompetitor. Belum lagi kompetitor terselubung seperti Y!m, GTalk, Skype dkk yang mulai ambil bagian di voice call. intinya mah, Telkom is on d track to change -its product, service, d way to serve, culture, its tagline and as u see its logo- and we call it T.I.M.E (Telecommunication-Information-Media-Edutainment) bussiness, improvement of its ‘T’ Bussiness.

Anyway, gw sebenernya bukan lagi mo ngomongin transformasi Telkom karena gw emang blom bisa dibilang capable untuk promo brand new. Udah ada brand ambassador yang berpengalaman dan sudah dipersiapkan buat itu. Nah, di sharing pagi yang tadi gw ikutin diisi oleh 2 brand ambassador yang sangat-sangat kompeten di bidangnya.

2 keynote speaker yang share tadi membuka mata gw dan menyadarkan gw. Ada banyak hal yang mesti dilakukan n bahwa gw atau siapapun disekeliling punya kesempatan untuk ambil bagian dalam perubahan ini. Namun sebelumnya, let’s ask ourselves, apa siy sebenernya nilai lebih yang gw punya dibutuhkan oleh perusahaan ? Apa gw tipe orang yang mudah sekali disubstitusi ? Pertanyaan-pertanyaan mendasar yang bisa dibilang nancep banget menurut gw. Dan secara umum, apa sebenarnya yang gw punya yang bisa berguna buat orang banyak ? Dan apakah gw tipe orang yang mudah sekali disubstitusi oleh orang lain di lingkungan gw. Dengan kata lain, apa ketika gw ga ada, orang-orang di sekitar gw akan merasa kehilangan ? Dan satu hal yang harus kita -terutama gw pastinya- renungkan, Jika ternyata kita menemukan bahwa kita bukan siapa-siapa dan kita tipe orang yang mudah tersubstitusi oleh orang lain, mungkin ini saatnya kita berubah.

Satu quote yang mengena banget buat gw, disampaikan oleh Pak Jemi sebagai salah satu speaker,

God grant me the serenity; To accept the things I cannot change; Courage to change the things I can; And wisdom to know the difference. -Serenity Prayer by Reinhold Nieburh-

Gw mesti berubah jadi lebih baik, punya keberanian untuk mengubah sesuatu yang menurut gw bisa diubah, punya kelapangan hati untuk menerima sesuatu yang tidak mungkin gw ubah dan juga punya kebijaksanaan untuk membedakan mana yang mesti gw ubah dan mana yang tidak ….. Perkenankan Ya Allah …..

Counting d Days

Huaaa ….

Lagi counting d days ini …

H-6 menuju kepulangan kk gw dari Germany ….

Menunggu oleh-oleh seabgrek (pede amat mau dibawain banyak … hhahaha ya iyaaalah, secara gw satu-satuny adek yang paling cantik buat kk gw).

Lucunya, malam ini gw chatting ma kk gw, tiba-tiba kk gw -yang selama ini selalu homesick- ngerasa nggak pengen ninggalin europe …. dasarrrrr si uni. Ambil positifnya aja, berarti dia bakal balik lagi ke sono … Amiiiiin. dan itu berarti akan ada barang-barang baru buat gw (hahahah tetetuuuup ….) atau bahkan tiba-tiba gw diajak ikut serta ke sana (ngarrreeeepppp)

Ok sistaa … cant wait to meet u (or d stuffs … hehheheh piss ^_^v) soon ….

TTDJ uniiiii

[Posting lagee] Impian dan Do’a

Suddenly remember that I have you. My blog yang slama ini jadi sering jadi ajang gw buat maksa in diri gw nulis, buat ajang sharing pikiran gw -bahkan kadang juga hati gw-. Dah lama juga rasanya sejak postingan terakhir gw tentang seorang teman yang sedang sibuk mencari jodoh dan sampai saat ini masih belum menemukan tambatan hatinya.

Bukan karena ga da bahan yang mesti diceritain. Ada banyak hal yang bisa gw share -tentang mudik pertama gw dengan status karyawan (oops .. mulai pamer…. astagfirullah), tentang reunian singkat bareng temen-temen SMA, tentang kerjaan yang akhir-akhir ini mengisi hari-hari gw, kejadian-kejadian unik di kantor, duka yang melanda kampung halaman gw, dan as usual tentang feeling gw yang lagi naik turun (inguss kali naik turun :p). Jadi kenapa gw ga share semua hal yang bejibun itu. Jawabannya adalah karena gw lagi males nulis. Udah coba mulai, tiba-tiba males gw dah dateng lagi .. Aarrgghh I hate this kind of my bad habit … sering males n ga mood buat nuangin isi kepala gw. Lesson 1 buat diri gw … STOP MALES !!!

So, let’s start with me, my self and I. Tentang impian-impian gw yang lagi gw rintis (Moga-moga Allah menganugrahkan rahmat-Nya untuk kemudahan gw mencapai semuanya … amiiin). Dengan diri gw yang baru sekarang -gw yang lebih mandiri dari segi finansial dan gw yang terus beranjak dewasa- gw tengah berupaya mewujudkan hal-hal yang selama ini cuma jadi khayalan gw …

First, ikut mewujudkan harapan orang tua gw melengkapkan ibadah mereka. Sebagai anak, gw tau ga mungkin mampu membalas semua jasa orang tua gw. Dari gw muncul ke dunia sampai sekarang, semua hal indah yang gw rasakan, ga jauh dari campur tangan dua orang terkasih dalam hidup gw – Ibu dan Apa – Thanks Allah, Dia yang selalu tau yang terbaik untuk umat-Nya. Setelah menganugrahkan gw keluarga yang almost perfect, – of course with my sista include-, dan membantu gw memilih yang terbaik dari semua jalan yang Dia bentangkan, sekarang Dia berikan gw tempat yang Insya Allah bakal ngebantu gw mewujudkan harapan ortu gw yang juga jadi impian yang paling ingin gw wujudkan saat ini. Walaupun kemampuan gw masih cukup terbatas, tapi Alhamdulillah Allah juga memberikan rejeki-Nya bukan hanya lewat gw, tapi juga lewat ortu gw dan Insya Allah nantinya juga lewat kk gw (Dik, if u read this post, you’ve got d answer :D ). “Ya Allah perkenankan kami mewujudkannya … berilah orang tua ku umur panjang sehingga bisa berkunjung ke rumah-Mu

Second, mewujudkan harapan orang tua gw yang lain yang juga jadi impian gw buat ngejalanin sisa hidup gw. Getting old with my new family. People plan and do the best, And Let God do the rest. Gw nyerahin kepada-Nya untuk mengarahkan kapan waktu tepat itu menghampiri gw, dan kepada siapa kapal ini berlabuh. Gw belajar banyak dari orang di sekeliling gw, bahwa memang benar “Ga semua hal yang kita anggap baik itu benar-benar baik buat kita”. Gw boleh menyimpan rasa, gw boleh bermimpi dan berangan-angan, tapi gw janji gw ga akan memaksa. Karena gw tau Dia lah yang tau terbaik buat gw. Walaupun kecendrungan hati ini tetap mengarah padanya, Insya Allah gw akan lebih siap, jika Allah ternyata memilihkan yang lain buat gw. Ya Allah … jika dia yang engkau pilihkan sebagai jodohku, maka dekatkan lah ia dan mudahkan jalan kami. Namun jika bukan Dia yang engkau pilih, jauhkan dia Ya Allah, dan berikan aku ketenangan hati untuk menerima ketentuan-Mu.

Third, gw ga tau apakah nantinya karir gw sebagai seorang keryawan serta Istri dan Ibu yang baik akan bisa sejalan. Gw ga bisa memastikan apakah nanti gw mesti melepas salah satu demi yang lainnya. Tapi jika memungkinkan, gw ingin terus bergerak maju di bidang karir gw dan ilmu gw di kantor beriringan dengan kesuksesan gw jadi ibu rumah tangga nantinya (Amiiin Ya Allah ….). Hmmm … jika memungkinkan, kembali ke bangku kuliah bisa jadi opsi lain dalam hidup gw ntar, tentu saja untuk mendukung karir gw di kantor.

Mmmm …. masih banyak impian-impian yang ingin gw capai dalam hidup ini. Setiap orang pastinya menginginkan impian-impian itu tercapai. Begitu jg gw, Ingin sekali semuanya bisa gw wujudkan. Walaupun gw ga bisa memungkiri akan ada kerikil yang menghalangi jalan dan tentu saja akan menambah warna perjalanan gw. Dan jika nantinya Allah menghendaki kebahagian gw raih bukan dengan mewujudkan impian-impian gw, gw hanya bisa berdoa, Ya Allah berilah hamba-Mu keikhlasan untuk menerima jalan-Mu …. Ok wetz, Do Your Best, and Let God Do The Rest

Looking for Soulmate ….

Sebenernya gw pengen nyari sinonim yang tepat untuk kata-kata Mencari Jodoh sebagai judul postingan gw (karena menurut gw, jodoh sebagai title blog agak terkesan gimanaaa gitu). Jadilah gw pilih kata-kata looking for soulmate (walaupun gw ngerasa sinonim ini ga begitu pas, tapi tak pa pa lah).

Tersebutlah seorang teman (lebih tepatnya senior) meminta gw untuk handle project  pencarian calon istri buat ybs. Klo gw tanya dia kelebihan apa yang pantas  buat ‘dijual’ (serasa apa gitu dijual ….), jawabnya rada-rada gimana gitu ya. Dia bilang siy, cakep, gagah, menarik dan teman-temannya plus cukup mapan dan cukup umur. Gw jadi ga tega bikin kenyataan yang sebenernya di sini (hehehehe … ampun bos). Intinya , Si Bapak yang satu ini cukup lah, cukup menarik, cukup mapan, cukup baik. Pokoknya mah  secukupnya. Hehehehe ……

Sebagai teman (lebih tepatnya adek) yang baik, gw dengan senang hati menerima tawaran menarik ini. Gw punya banyak temen-temen cewe yang tampaknya sudah berencana buat menikah. Itung-itung ikut ngebangun mesjid di surga lah (kata orang siy gitu ….). Dengan semangat gw mulai nge-list cewek-cewek lajang yang gw rasa cocok ama bapak yang satu ini. Looks simple, rite.

Saking semangatnya gw ngebantu project pembangunan mesjid di surga ini, gw lupa satu hal. Gw lupa nanya ybs, kriteria cewek apa yang dia inginkan. Jadilah pencarian gw sampai dalam tahap meraba-raba based on my own feeling. And it taught me one lesson “Jangan Sotoy ….. :P “, karena ternyata soto itu enak … eh maksudnya sotoy itu menyulitkan. Dengan kesadaran diri tinggi, gw langsung semangat mewawancarai ybs pas lagi ada waktu yang tepat. Ternyaaattaaaa ekspektasi gw untuk segera menemukan calon yang tepat buat uda gw yang satu salah besar sodara-sodara. Just one big reason ….. Ybs sendiri ga bisa mendefinisikan secara detail cewek kayak apa yang dia inginkan … AAAaaaarrrggghhhh. Macam mana pula ni orang ……..

Ok .. Jangan menyerah. Masih ada kesempatan untuk bangun mesjid di surga. Sok atuh yang ngerasa lagi nyari jodoh, mangga daptaaar