Suddenly remember that I have you. My blog yang slama ini jadi sering jadi ajang gw buat maksa in diri gw nulis, buat ajang sharing pikiran gw -bahkan kadang juga hati gw-. Dah lama juga rasanya sejak postingan terakhir gw tentang seorang teman yang sedang sibuk mencari jodoh dan sampai saat ini masih belum menemukan tambatan hatinya.
Bukan karena ga da bahan yang mesti diceritain. Ada banyak hal yang bisa gw share -tentang mudik pertama gw dengan status karyawan (oops .. mulai pamer…. astagfirullah), tentang reunian singkat bareng temen-temen SMA, tentang kerjaan yang akhir-akhir ini mengisi hari-hari gw, kejadian-kejadian unik di kantor, duka yang melanda kampung halaman gw, dan as usual tentang feeling gw yang lagi naik turun (inguss kali naik turun :p). Jadi kenapa gw ga share semua hal yang bejibun itu. Jawabannya adalah karena gw lagi males nulis. Udah coba mulai, tiba-tiba males gw dah dateng lagi .. Aarrgghh I hate this kind of my bad habit … sering males n ga mood buat nuangin isi kepala gw. Lesson 1 buat diri gw … STOP MALES !!!
So, let’s start with me, my self and I. Tentang impian-impian gw yang lagi gw rintis (Moga-moga Allah menganugrahkan rahmat-Nya untuk kemudahan gw mencapai semuanya … amiiin). Dengan diri gw yang baru sekarang -gw yang lebih mandiri dari segi finansial dan gw yang terus beranjak dewasa- gw tengah berupaya mewujudkan hal-hal yang selama ini cuma jadi khayalan gw …
First, ikut mewujudkan harapan orang tua gw melengkapkan ibadah mereka. Sebagai anak, gw tau ga mungkin mampu membalas semua jasa orang tua gw. Dari gw muncul ke dunia sampai sekarang, semua hal indah yang gw rasakan, ga jauh dari campur tangan dua orang terkasih dalam hidup gw – Ibu dan Apa – Thanks Allah, Dia yang selalu tau yang terbaik untuk umat-Nya. Setelah menganugrahkan gw keluarga yang almost perfect, – of course with my sista include-, dan membantu gw memilih yang terbaik dari semua jalan yang Dia bentangkan, sekarang Dia berikan gw tempat yang Insya Allah bakal ngebantu gw mewujudkan harapan ortu gw yang juga jadi impian yang paling ingin gw wujudkan saat ini. Walaupun kemampuan gw masih cukup terbatas, tapi Alhamdulillah Allah juga memberikan rejeki-Nya bukan hanya lewat gw, tapi juga lewat ortu gw dan Insya Allah nantinya juga lewat kk gw (Dik, if u read this post, you’ve got d answer
). “Ya Allah perkenankan kami mewujudkannya … berilah orang tua ku umur panjang sehingga bisa berkunjung ke rumah-Mu“
Second, mewujudkan harapan orang tua gw yang lain yang juga jadi impian gw buat ngejalanin sisa hidup gw. Getting old with my new family. People plan and do the best, And Let God do the rest. Gw nyerahin kepada-Nya untuk mengarahkan kapan waktu tepat itu menghampiri gw, dan kepada siapa kapal ini berlabuh. Gw belajar banyak dari orang di sekeliling gw, bahwa memang benar “Ga semua hal yang kita anggap baik itu benar-benar baik buat kita”. Gw boleh menyimpan rasa, gw boleh bermimpi dan berangan-angan, tapi gw janji gw ga akan memaksa. Karena gw tau Dia lah yang tau terbaik buat gw. Walaupun kecendrungan hati ini tetap mengarah padanya, Insya Allah gw akan lebih siap, jika Allah ternyata memilihkan yang lain buat gw. Ya Allah … jika dia yang engkau pilihkan sebagai jodohku, maka dekatkan lah ia dan mudahkan jalan kami. Namun jika bukan Dia yang engkau pilih, jauhkan dia Ya Allah, dan berikan aku ketenangan hati untuk menerima ketentuan-Mu.
Third, gw ga tau apakah nantinya karir gw sebagai seorang keryawan serta Istri dan Ibu yang baik akan bisa sejalan. Gw ga bisa memastikan apakah nanti gw mesti melepas salah satu demi yang lainnya. Tapi jika memungkinkan, gw ingin terus bergerak maju di bidang karir gw dan ilmu gw di kantor beriringan dengan kesuksesan gw jadi ibu rumah tangga nantinya (Amiiin Ya Allah ….). Hmmm … jika memungkinkan, kembali ke bangku kuliah bisa jadi opsi lain dalam hidup gw ntar, tentu saja untuk mendukung karir gw di kantor.
Mmmm …. masih banyak impian-impian yang ingin gw capai dalam hidup ini. Setiap orang pastinya menginginkan impian-impian itu tercapai. Begitu jg gw, Ingin sekali semuanya bisa gw wujudkan. Walaupun gw ga bisa memungkiri akan ada kerikil yang menghalangi jalan dan tentu saja akan menambah warna perjalanan gw. Dan jika nantinya Allah menghendaki kebahagian gw raih bukan dengan mewujudkan impian-impian gw, gw hanya bisa berdoa, Ya Allah berilah hamba-Mu keikhlasan untuk menerima jalan-Mu …. Ok wetz, Do Your Best, and Let God Do The Rest