Archive for the ‘ resensi ’ Category
Sebagai permintaan dari ibu ini yang sedang nun jauh di sana dan tidak bisa menemani saya menonton sore ini, jadilah saya menuliskan opini saya mengenai Film ‘?’ (baca : Film Tanda Tanya) yang mengangkat isu sensitif ini. Jadi so sorry kalau postingan ini kental banget spoiler nya Dan karena saya bukan seorang ahli agama, bukan [ READ MORE ]
Setelah menimbang-nimbang ga jelas, finally gw memutuskan cuti senin kemaren. Meski ga punya agenda apa-apa, gw cuma lagi ngerasa sangat malas berangkat ke kantor plus lagi ga pengen mikirin kerjaan kantor. you can call it ‘jenuh’ or anything, yang jelas trying to entertain yourself after all those bored thing is good isn’t? So, where have [ READ MORE ]
Finally beres juga … Biasanya gw bisa beresin baca bukunya si Bapak Dan Brown dalam 2-3 hari. Tapi yang ini … fyuuh … kurang lebih 1 minggu baru kelar. Emang siy, klo dulu gw bisa menomorsatukan baca novelnya si DB dalam aktivitas keseharian gw, menunda makan, lupain nonton bahkan pending belajar, gw bela-belain buat nuntasin [ READ MORE ]
Gw baru saja balik dari BIP habis nonton film judulnya sederhana : “Emak Ingin Naik Haji”. Resensi Singkatnya bisa dilihat di sini. Filmnya biasa, temanya juga tidak terlalu unik. Alurnya juga tidak begitu mengejutkan. Semuanya terasa biasa dan sederhana. Kisah ini pun berkisah tentang kesederhanaan. Seorang ibu tua yang memiliki keinginan yang mungkin cukup sederhana [ READ MORE ]
Great Movie … Kisah seorang anak pencinta sepak bola bernama bayu yang ditentang habis-habisan oleh sang kakek yang anti sepak bola. Nasib kurang baik ayah si anak yang terbuang dari dunia sepak bola karena cedera dan menghabiskan sisa hidupnya menjadi supir taksi serta kurang baiknya track record pesepakbola negeri ini, membuat sang kakek melarang si [ READ MORE ]
Akhirnya, setelah pencarian sekian lama, Senin malam lalu gw menemukan Bidadari-Bidadari Surga nya Tere Liye di Togamas. Rekomendasi seorang teman via komen di blog ini, membuat gw penasaran dengan imajinasi Tere Liye saat ini. Setelah 3 buku (Hafalan Shalat Delisa, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu, Moga Bunda Disayang Allah) terutama HSD sebelumnya mampu bikin gw menitikkan [ READ MORE ]
Setelah selesai baca novel satu ini .. satu kata : capek !! Baca novel ini bener-bener bikin capek … karena kita dipaksa menggunakan otak & di bawa ikut menganalisis tokoh yang muncul dengan berbagai kepentingan, menganalisis kejadian baik sejarah maupun fakta pembunuhan, sampai capek membayangkan di mana kisah ini akan berakhir. Mata sudah menyerah membaca [ READ MORE ]
The second book of Tere Liye …. Setelah ngerasa puas banget dengan buku pertamanya mas Tere liye (Hafalan Shalat Delisa.red), saya memutuskan untuk membeli buku keduanya yang berjudul ‘Rembulan Tenggelam Di Wajah-Mu’. Buku ini berkisah tentang seorang pasien bernama Ray (Rehan Raujana) yang ‘diberi kesempatan’ untuk mendapatkan jawaban-jawaban atas 5 pertanyaan yang timbul selama hidupnya. [ READ MORE ]
Tiba-tiba saya tertarik untuk mengulas tentang novel ini. Novel yang kehadirannya cukup mengganggu resolusi saya, namun saya tidak menyesal karenanya. Sebenarnya saya sudah lama melihat novel ini dan berniat membelinya. Namun entah kenapa, saya selalu mengalihkan objek belanja ketika niat itu muncul, entah ke novel lain atau malahan barang lain. Novel yang sudah memasuki cetakan [ READ MORE ]
Get every new post delivered to your Inbox.