Archive

Posts Tagged ‘family’

Super Mom By Joanna Fuchs

November 6, 2009 Widya Leave a comment

memom

Mom, you’re a wonderful mother,
So gentle, yet so strong.
The many ways you show you care
Always make me feel I belong.

You’re patient when I’m foolish;
You give guidance when I ask;
It seems you can do most anything;
You’re the master of every task.

You’re a dependable source of comfort;
You’re my cushion when I fall.
You help in times of trouble;
You support me whenever I call.

I love you more than you know;
You have my total respect.
If I had my choice of mothers,
You’d be the one I’d select!

taken from this page



I love you mom …
God, please allow me to make her happy and dont let me dissapoint her

Categories: mY feELing Tags: , , ,

WeekEnd @Jakarta

November 2, 2009 Widya 1 comment

Last week on October, I spent my weekend @my aunt’s house in Kampung Melayu Jakarta. My Aunt -Insya Allah- will go to Saudi Arabia for doing the 5th ‘Rukun Islam’ -Haji-.

As Indonesian Habit (mm … specially my hometown exactly), people who want going Hajj Candidate will hold ‘Mando’a‘ (or you can named id kind of ‘pengajian’). At this event, His/her relative do pray for him/her so that he/she may do this religious event well. That’s event also held to facilitate Hajj Candidate asking forgiveness to his/her relatives so that their Hajj will perfect.

There’s no thing extraordinary in this last sunday event. I often follow such same event before. But why do this tears coming off when I shake my aunt’s hand ? Coz when I shake her hand, I was asking her to pray in front of Ka’bah so that My Parents can follow her, completing their religious duties -Rukun Islam-.

Pa, Bu … I promise some day will be yours ….
Ya Allah … please allow us.

Counting d Days

October 28, 2009 Widya Leave a comment

Huaaa ….

Lagi counting d days ini …

H-6 menuju kepulangan kk gw dari Germany ….

Menunggu oleh-oleh seabgrek (pede amat mau dibawain banyak … hhahaha ya iyaaalah, secara gw satu-satuny adek yang paling cantik buat kk gw).

Lucunya, malam ini gw chatting ma kk gw, tiba-tiba kk gw -yang selama ini selalu homesick- ngerasa nggak pengen ninggalin europe …. dasarrrrr si uni. Ambil positifnya aja, berarti dia bakal balik lagi ke sono … Amiiiiin. dan itu berarti akan ada barang-barang baru buat gw (hahahah tetetuuuup ….) atau bahkan tiba-tiba gw diajak ikut serta ke sana (ngarrreeeepppp)

Ok sistaa … cant wait to meet u (or d stuffs … hehheheh piss ^_^v) soon ….

TTDJ uniiiii

Categories: Ishenk, reporthings Tags: , ,

[Posting lagee] Impian dan Do’a

October 28, 2009 Widya 2 comments

Suddenly remember that I have you. My blog yang slama ini jadi sering jadi ajang gw buat maksa in diri gw nulis, buat ajang sharing pikiran gw -bahkan kadang juga hati gw-. Dah lama juga rasanya sejak postingan terakhir gw tentang seorang teman yang sedang sibuk mencari jodoh dan sampai saat ini masih belum menemukan tambatan hatinya.

Bukan karena ga da bahan yang mesti diceritain. Ada banyak hal yang bisa gw share -tentang mudik pertama gw dengan status karyawan (oops .. mulai pamer…. astagfirullah), tentang reunian singkat bareng temen-temen SMA, tentang kerjaan yang akhir-akhir ini mengisi hari-hari gw, kejadian-kejadian unik di kantor, duka yang melanda kampung halaman gw, dan as usual tentang feeling gw yang lagi naik turun (inguss kali naik turun :p). Jadi kenapa gw ga share semua hal yang bejibun itu. Jawabannya adalah karena gw lagi males nulis. Udah coba mulai, tiba-tiba males gw dah dateng lagi .. Aarrgghh I hate this kind of my bad habit … sering males n ga mood buat nuangin isi kepala gw. Lesson 1 buat diri gw … STOP MALES !!!

So, let’s start with me, my self and I. Tentang impian-impian gw yang lagi gw rintis (Moga-moga Allah menganugrahkan rahmat-Nya untuk kemudahan gw mencapai semuanya … amiiin). Dengan diri gw yang baru sekarang -gw yang lebih mandiri dari segi finansial dan gw yang terus beranjak dewasa- gw tengah berupaya mewujudkan hal-hal yang selama ini cuma jadi khayalan gw …

First, ikut mewujudkan harapan orang tua gw melengkapkan ibadah mereka. Sebagai anak, gw tau ga mungkin mampu membalas semua jasa orang tua gw. Dari gw muncul ke dunia sampai sekarang, semua hal indah yang gw rasakan, ga jauh dari campur tangan dua orang terkasih dalam hidup gw – Ibu dan Apa – Thanks Allah, Dia yang selalu tau yang terbaik untuk umat-Nya. Setelah menganugrahkan gw keluarga yang almost perfect, – of course with my sista include-, dan membantu gw memilih yang terbaik dari semua jalan yang Dia bentangkan, sekarang Dia berikan gw tempat yang Insya Allah bakal ngebantu gw mewujudkan harapan ortu gw yang juga jadi impian yang paling ingin gw wujudkan saat ini. Walaupun kemampuan gw masih cukup terbatas, tapi Alhamdulillah Allah juga memberikan rejeki-Nya bukan hanya lewat gw, tapi juga lewat ortu gw dan Insya Allah nantinya juga lewat kk gw (Dik, if u read this post, you’ve got d answer :D ). “Ya Allah perkenankan kami mewujudkannya … berilah orang tua ku umur panjang sehingga bisa berkunjung ke rumah-Mu

Second, mewujudkan harapan orang tua gw yang lain yang juga jadi impian gw buat ngejalanin sisa hidup gw. Getting old with my new family. People plan and do the best, And Let God do the rest. Gw nyerahin kepada-Nya untuk mengarahkan kapan waktu tepat itu menghampiri gw, dan kepada siapa kapal ini berlabuh. Gw belajar banyak dari orang di sekeliling gw, bahwa memang benar “Ga semua hal yang kita anggap baik itu benar-benar baik buat kita”. Gw boleh menyimpan rasa, gw boleh bermimpi dan berangan-angan, tapi gw janji gw ga akan memaksa. Karena gw tau Dia lah yang tau terbaik buat gw. Walaupun kecendrungan hati ini tetap mengarah padanya, Insya Allah gw akan lebih siap, jika Allah ternyata memilihkan yang lain buat gw. Ya Allah … jika dia yang engkau pilihkan sebagai jodohku, maka dekatkan lah ia dan mudahkan jalan kami. Namun jika bukan Dia yang engkau pilih, jauhkan dia Ya Allah, dan berikan aku ketenangan hati untuk menerima ketentuan-Mu.

Third, gw ga tau apakah nantinya karir gw sebagai seorang keryawan serta Istri dan Ibu yang baik akan bisa sejalan. Gw ga bisa memastikan apakah nanti gw mesti melepas salah satu demi yang lainnya. Tapi jika memungkinkan, gw ingin terus bergerak maju di bidang karir gw dan ilmu gw di kantor beriringan dengan kesuksesan gw jadi ibu rumah tangga nantinya (Amiiin Ya Allah ….). Hmmm … jika memungkinkan, kembali ke bangku kuliah bisa jadi opsi lain dalam hidup gw ntar, tentu saja untuk mendukung karir gw di kantor.

Mmmm …. masih banyak impian-impian yang ingin gw capai dalam hidup ini. Setiap orang pastinya menginginkan impian-impian itu tercapai. Begitu jg gw, Ingin sekali semuanya bisa gw wujudkan. Walaupun gw ga bisa memungkiri akan ada kerikil yang menghalangi jalan dan tentu saja akan menambah warna perjalanan gw. Dan jika nantinya Allah menghendaki kebahagian gw raih bukan dengan mewujudkan impian-impian gw, gw hanya bisa berdoa, Ya Allah berilah hamba-Mu keikhlasan untuk menerima jalan-Mu …. Ok wetz, Do Your Best, and Let God Do The Rest

Categories: d' eVEnt on mE, mY feELing Tags: , ,

Bidadari-Bidadari Surga

May 13, 2009 Widya 2 comments

album_picphpAkhirnya, setelah pencarian sekian lama, Senin malam lalu gw menemukan Bidadari-Bidadari Surga nya Tere Liye di Togamas. Rekomendasi seorang teman via komen di blog ini, membuat gw penasaran dengan imajinasi Tere Liye saat ini. Setelah 3 buku (Hafalan Shalat Delisa, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu, Moga Bunda Disayang Allah) terutama HSD sebelumnya mampu bikin gw menitikkan air mata dan tersenyum puas setelah membacanya, gw jadi ingin tau bagaimana dengan buku keempat.

Read more…

Sunday Morning’s Story

May 3, 2009 Widya 1 comment

I watched Oprah Show just now and found a story bout 16 years old girls who pursue her dream, sang with Celine Dion -her idol-. They sang “Because you loved me” and presented it to her mom.

I suddenly remember my lovely mom, and also wanna sing this song for her to (which of course I can’t do it coz I don’t so sing well :p). Here comes d lyrics

Because You Loved Me (Celine Dion)

For all those times you stood by me
For all the truth that you made me see
For all the joy you brought to my life
For all the wrong that you made right
For every dream you made come true
For all the love I found in you
I’ll be forever thankful baby
You’re the one who held me up
Never let me fall
You’re the one who saw me through through it all

You were my strength when I was weak
You were my voice when I couldn’t speak
You were my eyes when I couldn’t see
You saw the best there was in me
Lifted me up when I couldn’t reach
You gave me faith ‘coz you believed
I’m everything I am
Because you loved me

You gave me wings and made me fly
You touched my hand I could touch the sky
I lost my faith, you gave it back to me
You said no star was out of reach
You stood by me and I stood tall
I had your love I had it all
I’m grateful for each day you gave me
Maybe I don’t know that much
But I know this much is true
I was blessed because I was loved by you

You were my strength when I was weak
You were my voice when I couldn’t speak
You were my eyes when I couldn’t see
You saw the best there was in me
Lifted me up when I couldn’t reach
You gave me faith ‘coz you believed
I’m everything I am
Because you loved me

You were always there for me
The tender wind that carried me
A light in the dark shining your love into my life
You’ve been my inspiration
Through the lies you were the truth
My world is a better place because of you

You were my strength when I was weak
You were my voice when I couldn’t speak
You were my eyes when I couldn’t see
You saw the best there was in me
Lifted me up when I couldn’t reach
You gave me faith ‘coz you believed
I’m everything I am
Because you loved me

I’m everything I am
Because you loved me

I miss you, dear mom

The Story of Two Very Different Sisters

April 14, 2009 Widya 1 comment

Few days ago, my sista wrote a touched note in her facebook …
I think it’s good for sharing it here ….


One is here, one lives there
One is a little taller than other
Two different colors of hair, two different outlooks on life
Two very different views from their windows

Both have different tomorrow ahead
Each is unique in so many ways
Each has her own story, with all the busy things going on in the present
Each has different work to do, and different demand on the day
Each had separate destinations and distinctly different path to get there

But…

For all the things that might be different and unique about them
These two sisters will always share so much
They always be the best of family and friends, entwined together
Through all the days of their lives

Their love will always be very special
Gentle and joyful when it can be
Strong and giving when it needs to be
Reminding them, no matter how different their stories turn out…

They share the incredibly precious gift of being ‘’sisters”
And when you think of some of the best things in the world has to offer
A blessing like that is really…what it’s all about.

-Poem by Laurel Atherton

Categories: fORWarDed, mY feELing Tags: , ,

Nikah ala Minang ?

January 31, 2009 Widya 6 comments

Beberapa waktu yang lalu, saya ‘dipanggil’ pulang kampung karena salah seorang sepupu dekat saya akan melangsungkan pernikahan. Pernikahan rencananya akan dilaksanakan 23 Januari 200. Tapi karena ternyata acara tersebut bentrok dengan perhelatan besar “Batagak Penghulu” di kampung, jadinya pernikahan dipercepat 1 minggu menjadi tanggal 16 Januari 2009.

Dari dulu saya suka sekali mengamati prosesi pernikahan yang terjadi dalam keluarga besar saya. Sampai sekarang, keluarga kami memang masih melaksanakan hampir semua prosesi adat yang berlaku lazim di daerah saya (Kamang.red). Walaupun sebenarnya setiap proses bisa dibuat lebih sederhana sesuai dengan kesepakatan kaum. Setiap tahapan sendiri akan berbeda antara satu daerah dengan daerah lain di Minangkabau. Saya akan coba share sedikit mengenai prosesi berdasarkan hasil pengamatan saya.

1. Tuka Tando

Tuka Tando merupakan istilah lain dari tunangan. Tuka tando bukanlah menjadi suatu prosesi yang wajib dilakukan jika calon mempelai pria bukan pemuka adat. Namun jika sang mempelai pria adalah seorang Datuak, maka prosesi ini menjadi suatu keharusan. Perbedaan tahapan ini dari Tunangan adalah, benda yang dipertukarkan antara kedua keluarga tidak mesti cincin. Jika cincin pun, tidak untuk digunakan oleh kedua calon mempelai. Tapi disimpan khusus oleh keluarga. Jadi bisa dibilang, tuka tando bukan antara calon mempelai, tapi antara keluarganya.

Acara ini bermakna membuat suatu ikatan keluarga antara calon mempelai dan sebagai tanda bahwa mereka akan dipersatukan dalam keluarga baru.

2. Mangarumahan mamak

Tahapan ini berupa suatu kegiatan mengundang niniak mamak, urang sumando, ipa besan untuk hadir membicarakan mengenai pernikahan yang akan dilakukan. Dalam hal ini, sebelumnya keluarga inti sudah mempunyai perencanaan terlebih dahulu. Dengan demikian, acara ini lebih berbentuk sosialisasi. Namun tidak menutup kemungkinan terjadi musyawarah terkait hal hal yang mendetail.

Acara ini bermakna, bagaimana melibatkan suluruh saudara mempelai wanita termasuk keluarga yang ‘hanya’ sekaum agar menjadi orang yang ‘pertama kali’ mengetahui berita bahagia tsb.

3. Maanta bali

Proses ini mengundang keluarga dari pihak mempelai pria untuk memfix kan acara terutama terkait jadwal pelaksanaan prosesi selanjutnya seperti akad nikah, bajapuik, baralek, dsb. Acara ini dihadiri oleh laki-laki di kaum kedua belah pihak (niniak mamak dan urang sumando).

Acara ini diadakan untuk menyatukan kata mengenai hal-hal terkait tahapan, termasuk didalamnya menyamakan visi jika terdapat perbedaan kebiasaan dari keluarga kedua pihak.

4. Akad Nikah

Untuk akad nikah sendiri tidak terdapat perbedaan khusus dengan akad nikah lain, karena murni mengacu pada ajaran islam. Setelah akad nikah, mempelai pria dan keluarga diundang ke rumah mempelai wanita untuk makan bersama. Setelah acara makan selesai, mempelai pria beserta keluarga kembali ke rumah mereka.

5. Bajapuik

Tahapan ini merupakan prosesi menjemput mempelai pria ke rumah orang tuaya. Beberapa utusan keluarga mempelai wanita mendatangi rumah mempelai pria untuk menjemput mempelai pria. Pada saat yang bersamaan, di kediaman mempelai pria diadakan acara malapeh marapulai. Proses malapeh ini diikuti oleh niniak mamak dan urang sumando dari pihak mempelai pria. Pada saat ini, mempelai pria memakai baju khas minangkabau.

Setelah acara malapeh marapulai di kediaman mempelai pria selesai, mempelai pria beserta rombongan penjemput dan pengantar, menuju kediaman mempelai pria yang biasanya diiringi oleh rebana.

6. Mancilok Karak

Tradisi yang ke 6 ini, tidak dilakukan oleh keluarga, tetapi hanya oleh mempelai pria saja. Setelah shalat subuh keesokan harinya, mempelai pria pergi secara diam-diam (tanpa melalui proses adat, namun biasanya tetap diketahui oleh keluarga mempelai wanita) ke rumah orang tuanya.

Tradisi ini bermakna bahwa bagaimanapun mempelai pria telah dilepas oleh keluarganya untuk tinggal di rumah istrinya, namun pada saat-saat tertentu si suami tetap harus pulang untuk melakanakan tanggung jawabnya pada orang tua dan keluarganya. Dan si istri harus dapat merelakan suami untuk tetap memberikan perhatian pada keluarganya.

7. Baralek Gadang

Tahapan ini sama seperti resepsi pada umumnya. Kedua pengantin duduk dipelaminan sesuai waktu yang ditetapkan.

Tradisi ini bermakna sosialisasi kepada masyarakat luas bahwa pasangan ini telah resmi menjadi suami istri serta sebagai bentuk syukuran karena akad nikah telah dilaksanakan.

Sewaktu saya masih kecil, dari pengamatan saya, acara baralek untuk undangan laki-laki dan perempuan dipisahkan. Biasanya acara untuk laki-laki digabungkan dengan acara bapajapuik, sedangan untuk perempuan dikhususkan pada Baralek Gadang. Namun pada zaman sekarang, karena undangan tidak hanya ditujukan untuk keluarga terdekat, tetapi juga relasi yang terkadang berdomisili jauh, maka acara baralek juga banyak didatangi oleh undangan laki-laki.

8. Pai baralek ka rumah besan

Proses ini merupakan kegaiatan saling mengunjungi antar kedua keluarga. Untuk tahapan ini, acara untuk laki-laki dan perempuan dipisahkan. Jadi totalnya terdapat 4 kunjungan baralek, yaitu pihak laki-laki keluarga wanita ke keluarga pria, pihak perempuan keluarga wanita ke keluarga pria, pihak laki-laki keluarga pria ke keluarga wanita, pihak laki-laki keluarga pria ke keluarga wanita.

Acara ini dimaksudkan untuk mempererat hubungan kedua keluarga besar karena biasanya diikuti oleh hampir seluruh keluarga besar masing-masing mempelai.

9. Bamalam di rumah mintuo

Kegiaatan ini dilakukan hanya oleh mempelai perempuan. Pada tahapan ini, mempelai wanita tidur di rumah mertua, namun tidak didampingi oleh suaminya. Ini bermakna menjalin kedekatan antara istri dan mertua, yang harus tetap baik dengan atau tanpa suami.

Secara garis besar, itulah prosesi adat yang saya tangkap dalam pernikahan yang lazim terjadi di keluarga besar saya, walaupun gambaran mengenai masing-masing prosesi masih sangat minim karena saya memang mengulas garis besarnya saja. Btw, sebagai note semua proses ini dilaksanakan hanya jika kedua keluarga mempelai berasal dari kamang, dalam artian memiliki kebiasaan-kebiasaan yang sama. Jika kedua keluarga memiliki adat yang berbeda, ada beberapa prosesi yang dihilangkan, atau malah ditambah, sesuai dengan kesepakatan masing-masing.

Kalau dilihat dari gambaran prosesi adat yang dilakukan, pesta pernikahan ini memang terlihat ribet. Tapi satu hal yang menarik bagi saya, hampir semua prosesi yang dilakukan bermakna dalam dan berkaitan dengan musyawarah dan mempererat silaturrahmi dalam keluarga.