First Step ….

first-step

Selalu ada langkah pertama untuk sesuatu …..

Bukan rahasia lagi bahwa ada banyak hal baru yang kita temui dalam hidup. Pilihan jatuh pada kita, apakah akan mencoba atau melewatkannya dan membiarkan kesempatan itu berlalu begitu saja.

Terus terang, saya bukanlah orang yang punya kecenderungan tinggi untuk mencoba hal-hal baru. Dalam hal ini, saya bukan tipe orang yang mencari kesempatan baru. I’m not that kind of creative person. Tapi jika kesempatan itu tau-tau datang menghampiri saya, tanpa pikir panjang saya langsung mengambilnya.

Entah suatu kelebihan atau kekurangan, spontan adalah salah satu sifat yang melekat di diri saya. Pun ketika seorang teman meminta saya mengisi acara di suatu sharing session informal di kalangan anak-anak muda di lingkungan kantor. Tanpa pikir panjang, saya mengiyakan. Yang kepikiran saat itu hanya saya bisa share sesuatu ke teman-teman saya. Lambat laun keputusan itu sempat saya sesali. Ketika mulai bermunculan banyak pertanyaan di benak saya -apakah yang akan saya sampaikan menarik, atau apakah nanti saya tidak akan gugup di depan orang-orang, atau bagaimana jika apa yang saya sampaikan ternyata tidak bermanfaat, dan berbagai pertanyaan lainnya- semakin lama saya semakin gelisah. Belum lagi, saya tiba-tiba saja tidak punya ide ttg isi presentasi yang harus dibuat.

Yap, saya hampir menyerah. Keinginan untuk mundur saya sampaikan kepada teman saya dan tentu saja ia menolak. Tidak ada kata untuk mundur.

Yang kemudian terjadi adalah saya pasrah. Memang sudah kepalang tanggung dan sepertinya teman saya benar, tidak ada kata untuk mundur. Hilangkah rasa gelisah saya ? Tentu tidak …. Sampai hari-H saya masih dengan kegelisahan yang sama, masih dengan kekhawatiran yang sama. Bahkan beberapa saat sebelum saya akhirnya benar-benar maju untuk bicara, kegelisahan itu malah meningkat. Dan selanjutnya, sampai acara berakhir, terus terang, deg degan saya masih ada.

Tapi kemudian, setelah semuanya berakhir dan saya kembali ke rumah sepulang dari acara itu, sambil selonjoran melepas penat, tiba-tiba saja sesuatu terlintas dalam pikiran saya. Saya baru saja melakukan sesuatu yang baru, dan suddenly I feel proud of myself. Terlepas dari sukses atau tidaknya sharing saya malam itu, saya merasakan sesuatu yang berbeda. Sesuatu yang pada akhirnya menghadirkan senyum di bibir saya. Saya, dengan segala keterbatasan dan ketidakpedean yang seringkali mengiringi, baru saja mendobrak tembok yang saya ciptakan sendiri, baru saja memulai langkah baru yang sebelumnya tertahan kuat oleh rantai pikiran yang sebenarnya justru berasal dari dalam diri.

Ok, temans ….ย Selalu ada yg pertama untuk sesuatu. Yg perlu dilakukan adalah memaksa kakimu untuk menapakkan langkah pertama seberat apapun itu …

pic taken from here

Advertisements

6 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s